Home » Berita » Jurusan Geologi UNSOED Bersama dengan PT Harita Nickel Menyelenggarakan Webinar Bertema A To Z Nickel : Exploration To Extraction

Twitter Teknik Geologi Unsoed

Jurusan Geologi UNSOED Bersama dengan PT Harita Nickel Menyelenggarakan Webinar Bertema A To Z Nickel : Exploration To Extraction

Tepat pada hari jumat, 19 Juni 2020, Geologi UNSOED berhasil menyelenggarakan kegiatan Webinar atau Web-Seminar yang terselenggara secara daring, dengan bahasan mengenai A to Z Nickel, Exploration to Extraction yang dibawakan seorang Senior Resources Geologist at Harita Nickel, Bapak Alan Matano yang merupakan seorang Expert dalam bidang eksplorasi dan ektraksi nikel laterite. Pelaksanaan webinar dipandu  seorang moderator yang juga menjadi salah satu Dosen Prodi Teknik Geologi UNSOED, Bapak Siswandi, S.T., M.T serta didampingi oleh dosen Geologi lain yaitu Bapak Dr. Asmoro Widagdo dan Bapak Januar Aziz Zaenurrochman, S.T., M.T sebagai penyelenggara.

Agenda webinar dimulai tepat pada pukul 14.00 WIB secara daring melalui platform Google Meets, diikuti oleh lebih dari 70 partisipan diantaranya dihadiri Kepala Jurusan serta Dosen Prodi Teknik Geologi UNSOED, Alumni dan para expert bidang geologi, serta rekan-rekan mahasiswa dari berbagai angkatan. Agenda webinar dimulai dengan pengenalan moderator yaitu Pak Siswandi, diikuti introducing profile pembicara yaitu Pak Alan Matano oleh moderator webinar. Setelah agenda perkenalan, dilanjutkan sesi inti webinar, yaitu sharing knowledge oleh Pak Alan Matano. Beliau menjelaskan dengan detail dari hal-hal mendasar sampai ke tahap lanjutan dalam proses eksplorasi sampai ekstraksi nikel. Hal pertama yang disampaikan oleh beliau yaitu mengenai definisi nikel dan bagaimana nikel dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Beliau memaparkan jika barang-barang yang umum kita gunakan dalam keseharian tidak luput dari kandungan komposisi nikel, seperti komponen pada mobil, telepon genggam (Handphone), dan lain sebagainya.

Beliau juga menjelaskan mengenai proses pembentukan dan keberadaan nikel di alam, yaitu banyak berlokasi di tempat-tempat yang terdapat batuan Ophiolit, diantaranya di Pulau Sulawesi, Halmahera, dan lain-lain. Beliau banyak melakukan penelitian dalam kegiatan eksplorasi nikel, dan menjelaskan bahwa nikel berasal dari batuan ultramafic di dalam seri Ophiolit seperti peridotit yang kaya akan kandungan mineral olivine, yang seiring berjalannya waktu akan mengalami pelapukan dan menjadi tanah laterite yang kaya akan kandungan unsur Ni. Secara sederhana, beliau menjelaskan bahwa komposisi unsur Ni atau nikel akan banyak terkonsentrasi pada zona Saprolite setelah mengalami proses Leaching dari air meteorit, dan pembentukannya akan dipengaruhi oleh faktor morfologi, curah hujan, tingkat pelapukan, dan lain sebagainya. Setelah menjelaskan hal-hal dasar dalam kegiatan Eksplorasi, beliau melanjutkan pembahahasan mengenai nickel prossesing overview, yang di dalamnya menjelaskan mengenai Reduction Kiln Electrice Furnice (RKEF) dan tipikal Ore yang dibutuhkan dalam RKEF, lalu dilanjutkan mengenai pembahsan produksi nikel yang sedang berjalan di Indonesia (Indonesia Nickel Production). Sesi sharing ini belangsung selama 1 jam 45 menit, kemudian dilanjut oleh sesi tanya jawab dari para partisipan, setelahnya agenda webinar ditutup oleh moderator.

Tentunya untuk menunjang kebutuhan komoditas nikel, dibutuhkan kegiatan eksplorasi, eksploitasi, ekstraksi, bahkan sampai produksi nikel secara massive, yang sudah pasti sangat banyak melibatkan seorang Geologist di dalamnya.

 

Penulis,

Anjar Kurnia R, Mahasiswa Teknik Geologi Angkatan 2017.


Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *